Pameran seni bertajuk “Kemilau Toeti Heraty 92 Tahun: Menyingkap Pretensi” resmi dibuka di Cemara 6 Galeri Toeti Heraty Museum pada 27 November hingga 7 Desember 2025. Mengusung tema dari buku puisi Toeti Heraty Mimpi dan Pretensi (Balai Pustaka, 1983), pameran ini menyoroti keluasan koleksi seni sang cendekiawan sekaligus makna yang diwariskannya bagi generasi penerus.
Kurator Bagus Purwoadi dan Nirwan Sambudi menjelaskan bahwa “mimpi” ditafsirkan sebagai simbol kesetaraan dalam kebebasan berekspresi, sedangkan “pretensi” menggambarkan realitas keterbatasan yang dihadapi perempuan pada masanya. Melalui koleksi seni Toeti Heraty, pameran ini menegaskan proyeksi kebebasan intelektual seorang perempuan yang memandang seni sebagai ruang perjuangan dan refleksi.
Tiga seniman yaitu Aisha Kastolan, Nadhief Ashr, dan Ruth A. Kaligis ikut terlibat dalam pameran ini untuk menghadirkan pembacaan baru atas gagasan-gagasan Toeti Heraty. Para kurator menekankan bahwa warisan estetik dan pemikiran Toeti Heraty tetap relevan, hadir dalam berbagai bentuk ekspresi seni kontemporer, baik berbasis wacana maupun pasar.
Pameran ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingat Toeti Heraty sebagai kolektor perempuan berpengaruh, yang karya dan pemikirannya terus menginspirasi serta memancarkan daya pukau estetika lintas generasi.
Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita