Categories Ideas

“Vélo di Paris adalah acara umum”

Anda berbicara tentang festival yang “menghidupkan bersepeda”: apa perubahan nyata dalam pengalaman pengunjung dibandingkan edisi sebelumnya?

Tahun ini, kami benar-benar mengembangkan pengalaman pengunjung agar lebih aktif dan mendalam.

Secara khusus, kami telah menciptakan tiga perburuan harta karun yang berbeda (keluarga, olahraga, dan pasangan) yang memungkinkan Anda menemukan merek dengan cara yang menyenangkan, melalui tantangan dan interaksi. Tujuannya adalah untuk menambah dimensi hiburan, sekaligus menciptakan hubungan dengan merek. Hadiah: hadiah yang ditawarkan oleh merek dan festival.

Kami juga memikirkan kembali cara kami berkomunikasi di situs, untuk memandu pengunjung dengan lebih baik. Idenya ada dua: memungkinkan mereka yang memiliki kebutuhan khusus untuk segera menemukan kontak yang tepat, dan untuk mendukung penduduk Ile-de-France dalam pembelian sepeda pertama mereka.

Terakhir, edisi kali ini menyambut pemain baru, seperti Origine Cycle di segmen kerikil, toko seperti Le Ravito 18 atau bahkan merek urban seperti Pamela Bikes. Total lebih dari 130 merek akan diwakili.

Format kursus, tantangan, dan gamifikasi menjadi hal yang penting tahun ini: apa tujuan di balik pendekatan yang lebih mendalam ini?

Tujuannya adalah untuk lebih membuka festival ini kepada beragam khalayak.

Kami datang bukan untuk “melihat” sepeda, tapi untuk merasakan pengalaman bersepeda. Dengan menawarkan rute dan tantangan, kami juga menarik pengunjung yang datang terlebih dahulu untuk bersenang-senang dan kemudian menjelajahi dunia bersepeda.

Ini juga merupakan cara untuk melangkah lebih jauh dengan merek: alih-alih sekadar menghadirkan produk, kami menempatkannya dalam suatu situasi, kami membicarakan kegunaannya, kami menciptakan pengalaman di sekitarnya. Ini benar-benar mengubah cara pengunjung memandang dan mengingat merek.

Dengan lebih dari 130 merek hadir, bagaimana Anda menghindari efek “pameran dagang” sederhana untuk menciptakan pengalaman nyata?

Inilah inti dari Vélo di Paris.

Begitu masuk, pengunjung paham bahwa mereka tidak sedang berada di ruang tamu klasik. Ada jalur uji berkelanjutan, balap sepeda keseimbangan, hiburan di tribun, tantangan… Festival ini terus bergerak.

Kami juga bekerja sama dengan merek untuk menciptakan aktivasi nyata: perburuan harta karun bersama Abus, perjalanan bersama Le Ravito 18… Idenya adalah bahwa setiap interaksi meninggalkan jejak.

Tujuan kami sederhana: agar pengunjung tidak hanya melihat merek, namun merasakan dan mengingatnya.

Sektor bersepeda sedang melalui masa yang lebih kompleks: bagaimana acara ini dapat menghidupkan kembali keinginan dan komitmen masyarakat?

Memang benar, konteksnya lebih tegang di sektor ini. Namun di lapangan, animo masyarakat masih sangat besar.

Kami menyadarinya segera setelah pendaftaran dibuka: dalam satu minggu, kami sudah memiliki dua kali lebih banyak orang yang mendaftar dibandingkan tahun sebelumnya.

Peran acara seperti Vélo di Paris adalah untuk melepaskan rem. Menguji sepeda kargo untuk pertama kalinya, menemukan praktik baru seperti kerikil, berbicara langsung dengan merek, memahami solusi melawan pencurian… semua ini memungkinkan Anda untuk meyakinkan, merencanakan, dan memicu.

Anda mengandalkan aplikasi seluler dan interaksi digital: apa peran teknologi di masa depan festival?

Bagi kami, teknologi adalah sebuah pengungkit, bukan sebuah tujuan.

Misi kami tetap untuk mempromosikan bersepeda dan mempromosikan para pemangku kepentingannya. Namun di dunia yang semakin terhubung, kita menggunakan digital untuk memperkaya pengalaman.

Aplikasi ini memungkinkan pengunjung mengakses program dengan mudah, berpartisipasi dalam perburuan harta karun, menerima informasi secara real time dan lebih berorientasi pada festival.

Pada akhirnya, kami ingin teknologi menjadi alat yang melayani merek dan pengunjung, untuk menyederhanakan pertukaran dan memperkuat keterlibatan.

Positioningnya sangat luas (keluarga, olahraga, duo, mobilitas perkotaan, dll.): bagaimana kita bisa menjaga konsistensi saat berbicara kepada semua audiens?

Ini adalah pilihan yang diterima: Vélo di Paris adalah acara umum.

Data dari registrasi kami menunjukkan distribusi ekspektasi yang sangat seimbang antara bersepeda perkotaan, olahraga, dan rekreasi (lihat terlampir). Hal ini logis: kita berada di Paris, sebuah wilayah di mana semua penggunaan lahan hidup berdampingan.

Keyakinan kami sederhana: praktik tidak terkotak-kotak. Kami berusaha meyakinkan merek sebanyak mungkin.
Seorang komuter bisa menjadi penggila kerikil, seorang atlet bisa mengintegrasikan bersepeda ke dalam kehidupan sehari-harinya.

Dengan menyatukan para audiens ini, kami menciptakan jembatan. Dan ini juga merupakan kenyataan ekonomi: merek tidak dapat memperbanyak acara khusus di setiap kota. Oleh karena itu Paris menjadi titik konvergensi.

Vélo di Paris juga bertujuan untuk menjadi tempat pertemuan dan budaya bersepeda: apakah Anda ingin menjadi lebih dari sekedar acara, hampir menjadi media atau platform bagi komunitas?

Yang kami inginkan adalah memberikan dukungan terbaik bagi pesepeda dan pesepeda masa depan. Kami ingin menjelaskan dengan cara yang menyenangkan dan menarik tentang nilai tambah brand dalam dunia bersepeda. Vélo di Paris lebih dari sekedar sebuah acara: kami ingin menjadikannya sebuah gerakan nyata, dengan menularkan semangat kami.

Komentar dikumpulkan oleh Alain Jouve

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

More From Author